Sepenggal kisah kehidupan mahasiswi jogja


Sungguh mencengangkan dan mengerikan mengetahui kehidupan seks mahasiswi di kota pelajar Yogyakarta. Suatu penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis dan Humaniora (LSCK PUSBIH) menunjukkan hampir 97,05 persen mahasiswi di Yogyakarta sudah hilang keperawanannya saat kuliah.

Yang lebih mengenaskan, semua responden mengaku melakukan hubungan seks tanpa ada paksaan. Semua dilakukan atas dasar suka sama suka dan adanya kebutuhan. Selain itu, ada sebagian responden mengaku melakukan hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan dan tidak bersifat komersil.

Hal itu dikemukakan Direktur Eksekutif LSCK PUSBIH, lip Wijayanto, kepada wartawan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), JI. Malioboro, Yogyakarta.

Menurut lip, penelitian itu dilakukan selama 3 tahun mulai Juli 1999 hingga Juli 2002, dengan melibatkan sekitar 1.660 responden yang berasal dari 16 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Yogya. Dari 1.660 responden itu, 97,05 persen mengaku sudah hilang keperawanannya saat kuliah.

Hanya ada tiga responden atau 0,18 persen saja yang mengakui sama sekali belum pernah melakukan kegiatan seks, termasuk, masturbasi. "Ketiga responden itu juga mengaku sama sekali belum pernah mengakses tontonan maupun bacaan berbau seks," ungkapnya.

Menurut lip, berdasarkan hasil tersebut, total responden yang belum pernah melakukan kegiatan seks berpasangan hanya 2,95 persen atau 2,77 persen ditambah 0,18 persen. Sementara sebanyak 97,05 persen telah melakukan kegiatan seks berpasangan. Sebanyak 73 persen menggunakan metode coitus interuptus. Selebihnya menggunakan alat kontrasepsi yang dijual bebas di pasaran.

Selain itu, hanya ditemukan 46 mahasiswi atau 77 persen responden saja yang belum pernah melakukan seks berpasangan di bawah level petting seks. "Alasan mereka tidak melakukan seks berpartner, selain takut kepada orang tuanya, mereka juga masih berpikir untuk menjadi contoh adik-adiknya," kata lip.

Apabila dilihat tempat mereka melakukannya, lanjut lip, sebanyak 63 persen melakukan kegiatan seks di tempat kost pria pasangannya. Sebanyak 14 persen dilakukan di tempat kost putri atau rumah kontrakannya. Selanjutnya 21 persen di hotel kelas melati yang tersebar di kota Yogya dan 2 persen lagi di tempat wisata yang terbuka.

Yang lebih mencengangkan lagi, tempat yang digunakan untuk melakukan seks hampir sebagian besar berada di wilayah Jalan Kaliurang dan Jalan Gejayan yang merupakan kawasan kos-kosan terbesar bagi mahasiswa yang kuliah di PTN dan PTS terbesar di Yogya. lip menambahkan, sebanyak 98 persen responden juga mengaku pernah melakukan aborsi. Sebanyak 23 responden di antaranya mengaku telah melakukan aborsi lebih dari satu kali. Sementara 12 responden lagi mengaku lebih dari dua kali. Mereka mengakui melakukan aborsi dengan cara mengkonsumsi obat flu dan ragi dalam jumlah besar.

Agar tidak ketahuan pemilik kos ataupun petugas ronda kampung, responden mengaku mengakali dengan cara memasukkan pasangannya sejak pukul 07.00 WIB dan baru keluar atau pulang pada pukul 21.00 malam.
Read More...

Cara menjaga kerahasiaan pasword


A password is a secret word or string of characters that is used for authentication, to prove identity or gain access to a resource. The password should be kept secret from those not allowed access [wikipedia]. Kutipan dari wikipedia tersebut jelas menyatakan bahwa password adalah kode-kode rahasia, yang harus dijaga kerahasiaan atau keamanan datanya dari orang lain. Gagal menjaga kerahasiaan password (kata sandi), bisa berakibat buruk bagi pemiliknya. Ada beberapa kiat yang disarankan untuk menjaga kerahasiaan password.
Password dengan karakter sederhana, memudahkan bagi pemiliknya untuk mengingatnya. Tapi hal ini bisa menjadi makanan yang empuk bagi para hacker/cracker untuk menebak. Contoh beberapa password sederhana yang umum digunakan, misalnya: ‘123456”, “12345”, “abc123”, “qwerty”, “iloveyou”. Bahkan ada yang memilih passwordnya adalah “password”. Bayangkan apa yang terjadi seandainya password akun PayPal kita diketahui oleh orang lain. Bisa bablas semua isinya. Terlepas dari kelihaian para hacker/cracker untuk menebak password kita, sebaiknya kita menjalankan 7 kiat sederhana ini untuk menjaga kerahasiaan password kita. Mudah-mudahan kiat ini bisa menghindarkan kita dari tangan-tangan jahil.
1. Hindari menuliskan Password
Seringkali karena khawatir lupa dengan password yang telah dibuat, maka pemilik password menuliskan berbagai user id dan passwordnya ke dalam media lain seperti notebook, notepad, password folder, buku, handphone dan lainnya. Hal ini sangat riskan dan mengandung resiko. Karena apabila berbagai peralatan tersebut hilang, maka semua informasi tentang user id dan password tersebut cepat atau lambat akan diketahui oleh si pencuri peralatan/gadget yang hilang.
2. Jangan menggunakan Default Password
Tau dong apa itu default password? Default password adalah password yang kita dapat pertama kali. Segera kita telah mendapatkan default password, gantilah secepatnya. Karena, default password dapat dicari dengan mudah di google search, bahkan di situ tercantum nama mesin, type dan default password terpampang dengan megah di beberapa situs vendor pembuatnya.
3.Tidak memakai Password Hint
Terkadang kita takut lupa dengan password yang sudah kita entry ke dalam sistem/account, sehingga kita perlu membuat sebuah pengingat bila kita lupa dengan password tersebut. Nah pengingat ini disebut password hint, bila kita membuat pertanyaan dengan password hint ini maka dengan cepat kita dapat mengingat kembali password yang lupa tersebut. Begitu juga dengan para hacker, mereka akan mencoba-coba dengan menebak password kita dengan berbagai pertanyaan di password hint, lama kelamaan password tersebut akan tertebak, bila pertanyaan yang tertera di password hint dapat dijawab oleh si penebak password.
4. Menggunakan Password yang kuat
Dengan alasan untuk gampang diingat, maka pemilik password seringkali menggunakan password yang pendek saja. Sebaiknya dihindari. Umumnya sistem yang sekarang akan mensyaratkan panjang password minimal 6 karakter dan maksimal 254 karakter. Semakin panjang sebuah password maka akan semakin kuat keamanan password tersebut. Password yang kuat dapat dibuat dengan kombinasi angka dan huruf bahkan berbagai karakter yang lain.
Citing NASA guidelines, Imperva recommends that all passwords be at least eight characters, and contain a mix of four different types of characters – upper case letters, lower case letters, numbers, and special characters such as !@#$%^&*,;” If there is only one letter or special character, it should not be either the first or last character in the password [smartplanet.com]
5. Sering mengubah Password
Ubahlah password kita secara berkala. Cara ini dapat menjaga rahasia password kita. Semakin sering password berubah semakin baik, karena semakin sulit si penebak password menjebol akun kita. Perubahan bisa seminggu, sebulan, tiga bulan sekali dan lainnya. Beberapa situs e-money, seperti Perfect Money, bahkan secara otomatis meminta kita untuk mengganti password. Patut diingat, perubahahan password secara berkala ini penting, asal si pemilik tidak lupa dengan password yang sudah diubah tadi.
6.Tidak memakai Password sama pada beberapa akun
Banyak dari kita yang memiki akun yang cukup banyak, misalnya memiliki beberapa email, baik di Gmail, Yahoo, maupun yang lainnya. Sering terjadi, pada saat membuat akun baru menggunakan user id yang sama dan password yang sama. Hal ini cukup rentan dan bahaya. Bila satu akun passwordnya dapat ditembus, maka semua akun yang lain akan dapat diambil oleh hacker.
7. Menggunakan manajemen Password
Kiat sederhana ketujuh untuk menjaga kerahasiaan password adalah gunakan aplikasi untuk  membantu menata password kita. Aplikasi ini ada yang dapat didownload secara gratis dari internet maupun berbayar. Dengan aplikasi ini, berapapun account kita dan berapapun password kita dapat dengan mudah untuk diingat dan dibuka kembali. Tentu saja untuk membukanya dengan metode enkripsi juga.
Read More...

Masalah Remaja



               Banyak orang menganggap bahwa masa remaja adalah masa yang paling indahsekaligus masa kebebasan untuk ber eksploitasi,padahal di masa inilah masa yang paling membingungkan,kenapa ???
Soalnya masa muda adalah masa dimana seseorang mulai memikirkan tentang cita-cita, harapan,dan pasanganya (Padahal belum tentu pasangan kita mikirin kita.:D). Dilain pihak kita mulai menyadari masalah-masalah yang muncul ketika ia mencoba untuk mengintegrasikan antara kinginan kitan dan orang lain. 
Pada saat inilah orangtua memiliki peranan yang sangat penting untuk menolong anak remajanya, supaya mereka tidak salah jalan,ga lucu kan kalo misalnya kita mau ke Wonosobo malahan kita nyasar ke Papua,niatnya nyari hawa dingin malahan jadi panas.:D Kembali ke topic,ke Wonosobonya besok2 aja. Orang tua juga harus menyadari bahwa adanya hal yang tidak dapat dipungkiri kalau pada saat yang sama orangtua mengalami kesulitan dalam menghadapi perubahan-perubahan yang dialami anaknya,baik secara fisik maupun psikis. Oleh karena itu orangtua perlu melakukan Pdkt kepada si anak (bukanya ma tetangga.:D) yang tepat agar dapat mengerti dan memahami masalah anaknya. Jika tidak maka hal ini akan menyebabkan banyak kesalahpahaman di antara mereka.
               Bagaimana menjaga hubungan yang harmonis antara orangtua dengan si anak yang menginjak usia remaja? Bagaimana orangtua dapat membantu anak remajanya untuk mengenal diri lebih baik?
Tentunya ortu juga perlu mengetahui tentang keunikan usia remaja ini. Nah,kali ini kita akan bahas masalah2 yang di hadapi oleh para remaja masa kini,langsung saya ambil dari sumbernya dan seijin sumbernya juga pastinya. . .
 
*- PEMBENTUKAN DIRI REMAJA: MANGGA DAN JERUK -*-
"Kalau menanam pohon jeruk, pastilah buahnya jeruk; kalau menanam pohon mangga, pastilah buahnya mangga ga mungkin jadi ketela,apa lagi jadi semangka."
Setiap orangtua yang telah melakukan pekerjaan rumahnya dengan sebaik-baiknya, pastilah memiliki harapan bahwa si anak yang telah "ditanam" itu akan bertumbuh sesuai dengan didikan yang telah diberikan. Biasanya si anak akan bertumbuh sesuai dengan target orangtua ... sampai ia menginjak usia remaja. Tapi... si anak yang penurut, suka membantu,tidak melawan, periang, dan sebagainya, tiba-tiba berubah menjadi seorang yang pemurung, cepat tersinggung, masa bodoh, dan suka melawan.  Dalam keadaan terkejut, kita pun dengan gugup bertanya-tanya, "Apakah kami telah melakukan kesalahan? Jika ya, kekeliruan apa yang telah kami lakukan?"
Saya pikir intropeksi memang perlu, sehat, dan alami, asalkan tidak dilakukan dengan gegabah dan tidak rasional. Melihat perubahan drastis pada anak kita memanglah mengejutkan serta menakutkan.
Mengejutkan karena pohon mangga yang telah kita tanam, sekarang berbuah jeruk; sedangkan pohon jeruknya berbuah mangga. Menakutkan sekali pastiny,melebihi setan jamu gendong nakutinya,karena kita merasa tak berdaya mengendalikannya. Sebelumnya segala sesuatu berjalan menurut aturan, dalam arti perilaku si anak tetap dalam perkiraan kita. Apabila kita memarahinya, ia menjadi takut atau menangis. Jika kita tidak memarahinya, ia pun menunjukkan perasaan yang riang dan perilaku yang ramah. Tanpa sebab ia mulai memperlihatkan sikap bermusuhan dengan kita. Kita mencoba mengajaknya berdialog, yang kita terima darinya hanyalah, bahu terangkat seraya berkata, "Tidak ada apa-apa." Adakalanya ia membisu seribu bahasa dan usaha kita mengajaknya bicara terasa sia-sia.
Sebelumnya kita merasa sangat berarti dalam hidupnya, sekarang kita merasa sangat kecil dan terkucil di hadapannya. Kita berupaya mengetuk pintu hatinya, namun ia bersikeras menguncinya.
Dalam bukunya, "Helping The Struggling Adolescent", Les Parrot III menguraikan konsep diri remaja yang terdiri dari empat aspek.
Ø  DIRI SUBJEKTIF ;
 Pandangan pribadi remaja tentang siapakah dirinya. Ada remaja yang menilai dirinya tampan,tapi ada pula yang menganggap dirinya tidak menarik. Ada remaja yang melihat dirinya supel, namun ada pula yang "kuper" (alias kurang pergaulan). Konsep diri subjektif bersumber dari penilaian orangtua,guru, dan teman yang telah menjadi konsep diri si remaja.
Ø  DIRI OBJEKTIF ;
Pandangan orang lain tentang diri si remaja. Pandangan orang lain bersifat mandiri dan beragam,dalam arti pandangan ini merupakan pandangan pribadi seseorang tentang si remaja dan pandangan tiap orang tidak harus sama dengan yang lainnya. Si remaja mungkin berpikir bahwa ia adalah seseorang yang ramah dan ringan tangan (diri subjektif), namun beberapa temannya menganggap bahwa ia adalah seseorang yang mau tahu urusan orang lain (diri objektif).
Ø  DIRI SOSIAL ;
Pandangan si remaja akan dirinya berdasarkan pemikirannya tentang pandangan orang lain terhadap dirinya. Di sini si remaja melihat dirinya dengan menggunakan kacamata orang lain. Ia mereka-reka apa penilaian orang lain terhadap dirinya dan sudah tentu rekaan ini dapat tepat tapi dapat pula keliru. Ia mungkin menganggap bahwa orang lain melihatnyasebagai seseorang yang berani (diri sosial) namun dalam kenyataannya beberapa temannya memandangnya sebagai seseorang yang kurang ajar(diri objektif). Ia sendiri mungkin menilai dirinya bukan sebagai seseorang yang berani melainkan sekadar sebagai pembela keadilan(diri subjektif).
Ø DIRI IDEAL ;
Penilaian terhadap sosok dirinya yang paling ia dambakan atau ia cita-citakan. Diri ideal adalah diri yang belum terjadi atau terbentuk sehingga si remaja terus berusaha mencapainya. Ia mungkin melihat dirinya sebagai seseorang yang tidak stabil (diri subjektif), oleh karena itu ia senantiasa berupaya menjadi seseorang yang sabar (diri ideal).

               Menurut hemat saya, aspek yang paling berpotensi menimbulkan masalah bagi remaja dari keempat konsep diri ini, adalah diri sosial. Kita semua pasti pernah bertanya-tanya, apa penilaian orang lain terhadap diri kita. Pada diri remaja, pertanyaan semacam ini amatlah penting karena ia sangat bergantung pada penilaian orang lain, terutama teman-temannya. Pada remaja, konflik antara diri subjektif dan diri sosial mudah terjadi. Misalnya, pada awalnya si remaja berpikir bahwa ia adalah seorang yang alim (positif) karena orangtuanya kerap kali memujinya sebagai seorang anak yang alim. Ia sendiri menyadari bahwa ia jarang sekali melawan kehendak orangtuanya dan ia tidak pernah menerima teguran keras dari gurunya. Ia berkeyakinan bahwa
  menjadi anak yang alim adalah suatu hal yang baik.
               Masalah mulai timbul tatkala ia memasuki usia remaja, di mana ia mulai menyadari bahwa anak yang nakal mendapatkan hormat dari teman-teman karena dianggap berani. Sebaliknya, anak yang alim justru terlupakan dan tidak menerima hormat dari teman-teman karena dianggap pengecut. Akibatnya, ia pun berpandangan bahwa teman-
temannya justru menganggap kealiman dia sebagai tanda bahwa ia adalah seseorang yang penakut(negatif). Dengan kata lain, hal yang positif di rumah merupakan hal yang negatif di luar rumah. Di rumah ia dihargai, di luar rumah ia diremehkan. Sungguh bukan suatu pilihan yang mudah.
               Sering kali remaja mengalami tekanan yang timbul dari konflik seperti ini. Tekanan ini semakin bertambah karena ia merasa tidakdapat menyampaikan persoalan yang dihadapinya, baik kepada sesame teman maupun kepada orangtua. Dalam kesendiriannya itu, ia dapat menjadi murung dan mengurung diri. Ia tidak tahu apa yang harus ia
perbuat. Menjadi nakal berarti melanggar hati nurani dan keyakinannya tentang siapa dia sebenarnya serta membuat orangtuanya marah. Sebaliknya, tetap alim berarti terkucil dan hilang dari peredaran.
               Ada satu saran yang dapat saya ajukan kepada para orangtua remaja yakni, komunikasikanlah pemahaman kita akan pergumulan yang sedang
ia hadapi dan pilihan-pilihan yang sulit yang harus ia putuskan. Tidak ada perasaan yang lebih menyegarkan jiwa dan melegakan kalbu daripada merasa dimengerti. Perasaan dimengerti membuat remaja melihat dirinya dengan perspektif yang seimbang: bahwa ia bukanlah seseorang yang aneh. Katakan kepadanya, bahwa kita memahami kesulitannya mempertahankan kealimannya. Sampaikan kepadanya, bahwa kita mengerti keinginannya untuk dikenal sebagai seseorang yang pemberani, bukan pengecut. Komunikasikan kepadanya, bahwa kita mengerti keinginannya untuk dihargai sesama teman, bukan diremehkan.
 
Secuil kisah masa remaja :
               Sewaktu saya SMA, orangtua saya memiliki dua mobil, yang satu tua,yang satu relatif lebih baru. Saat itu kami tidak ada sopir sehingga saya terpaksa mengantarkan adik-adik ke sekolah dan setelah itu saya mengendarai mobil ke sekolah saya. Biasanya saya menggunakan mobil yang tua, sedangkan ayah saya mengendarai yang lebih baru.
               Sesungguhnya saya merasa enggan sekali menggunakan mobil yang tua itu sebab saya malu dengan teman-teman. Pada umumnya mereka bermotor, bermobil baru, atau naik bus, namun tidak ada yang mengendarai mobil tua (menurut pengamatan saya). Jadi, pada pagi hari saya senantiasa berupaya mengendarai mobil yang lebih baru dan
rupanya ayah saya mencium keengganan saya itu.
               Pada suatu hari ia berbicara kepada saya dengan nada yang penuh kerendahan hati dan menjelaskan bahwa sebetulnya ia tidak keberatan mengendarai mobil yang tua itu kalau bukan karena tuntutan kariernya. Ia mengatakan bahwa ia menyadari bahwa saya lebih menyukai memakai mobil yang lebih baru itu. Perkataannya yang penuh pengertian sangat menyentuh hati saya dan saya merasa malu karena telah mementingkan diri seperti itu. Pada saat itu saya menerima perkataan ayah saya karena ia tidak memarahi saya sebagai anak yang tidak dewasa atau yang terlalu mementingkan gengsi. Sebaliknya, ia mengkomunikasikan pengertiannya akan pergumulan pribadi yang saya alami sebagai remaja, yakni ingin dihargai teman (dengan cara mengendarai mobil yang lebih baru).
               Bagi saya, dan juga bagi banyak remaja, pengertian semacam inilah yang amat dibutuhkan. Suatu pengertian bahwa mereka tetaplah pohon yang sama namun dengan dikerumuni oleh pohon-pohon lainnya, sehingga adakalanya buah mereka tercampur dengan buah-buah dari pohon yang lain. Mereka tetaplah pohon mangga yang akan menghasilkan buah mangga dan pohon jeruk yang akan menghasilkan buah jeruk.
               Masa remaja memang masa yang menyenangkan sekaligus masa yang tersulit dalam hidup seseorang. Di masa ini seorang anak mulai mencari jati diri mereka. Permasalahan yang sering timbul biasanya seputar hubungan mereka dengan orangtua. 
               Bagaimanakah sikap yang tepat dari orangtua dan anak dalam masalah ini, apa yang harus mereka lakukan, dan bagaimana tanggung jawab mereka,mari kita cari tau.
 
*- PERTENTANGAN ANTARA ORANGTUA DAN REMAJA -*
               Dalam zaman elektronik serba cepat ini, anak-anak tumbuh lebih cepat dan ingin bebas lebih awal dibandingkan yang dulu dialami oleh orang tua mereka. Banyak orangtua yang merasa sulit mengikuti perubahan-perubahan kilat yang dialami anak-anak mereka, dan sebagai akibatnya, terjadilah pertentangan.
               Rasanya, tadinya si anak masih dalam pelukan orangtuanya, kemudian mulai sekolah, mengajak teman-temannya main di rumah, membantu urusan rumah tangga, masuk Pramuka – pokoknya anak yang manis! Kemudian, tiba-tiba, semuanya berubah! Dia mulai membantah, melawan dan melanggar peraturan, kadang-kadang merengut dan tidak komunikatif. Masa remaja sudah tiba, situasi tak lagi dapat dikendalikan oleh orangtua.
               Ada banyak wilayah pertentangan; teman-teman mereka (banyak yang tak dapat kita setujui), cara berhias, kencan, tugas-tugas rumah, uangsaku, penggunaan kendaraan, sekolah dan pekerjaan rumah, disiplin;adalah sebagian kecil saja dari tumpukan masalah yang timbul.
               Muncullah rintangan komunikasi. Orangtua merasa sulit berbicara dengan anak-anak mereka. Mereka menunda penjelasan tentang perubahan-perubahan mental dan jasmani yang menentukan, terutama dalam wilayah seks dan reproduksi. Orangtua memperketat kontrol, remaja meningkatkan pula perlawanan mereka untuk mendapat kebebasan. Jurang melebar, mereka bersikap bermusuhan -- mulailah perang.
                Orangtua juga harus membuat peraturan-peraturan rumah tangga yang wajar, beralasan dan dapat dilaksanakan. Sikap hormat dipelajari anak sementara dia memberi tanggapan positif terhadap wibawa.Berusahalah bersikap seluas mungkin, terutama terhadap hal-hal yang menyangkut identitas, kebebasan dan harga diri mereka. Para remaja membutuhkan banyak dukungan dan dorongan. Pertentangan tidak pernah dapat diselesaikan dengan argumen atau pertengkaran.
               Teladan dan kemantapan orangtua sangat mempengaruhi anak-anak mereka. Pernikahan yang baik dan bahagia, jauh lebih membantu anak-anak muda untuk siap menghadapi kehidupan, daripada peraturan-peraturan dan pengawasan. Seperti yang telah di ajarkan oleh semua ajaran Agama seperti kasih, kesabaran, pengertian, dukungan dan kepercayaan, yang diungkapkan secara tetap, akan menjadi dasar kekuatan yang dibutuhkan para remaja dalam menghadapi tekanan dan masa-masa perubahan. Kepercayaan orangtua tidak boleh dipisahkan dari pengalaman dan tindakan nyata, terutama dalam keluarga.
               Komunikasi yang erat dengan remaja, akan banyak membantu kita menghindarkan konflik. Itu berarti, bukan saja kita perlu bercakap secara bermakna, tetapi juga meluangkan waktu yang bermutu bersamanya. Perhatian pribadi ini akan menciptakan citra diri yang positif serta menggalang persaudaraan dalam keluarga. Jangan takut mengungkapkan kasih sayang secara fisik. Pelukan bapak dan ciuman ibu, sangat membantu pembentukan kesan bahwa anak diterima dan dikasihi.
               Jadi dapat disimpulkan bahwa perkembangan si anak di tentukan bagaimana cara pendekatan orang tua terhadap si anak.
Read More...

Sejarah WONOSOBO

 
Nama Kabupaten: Wonosobo
Kode Wilayah: 33.07
Ibukota: Wonosobo
Propinsi: Jawa Tengah

               Kabupaten Wonosobo terletak di daerah pegunungan nan berhawa sejuk. 
Tak heran banyak turis yang pernah berkunjung ke Wonosobo merindukan hawa sejuknya dan ingin berkunjung lagi. Tapi tahukah kamu sebenarnya Wonosobo berasal dari dua kata yaitu "WONO" & "SOBO". WONO mempunyai arti hutan sedangkan SOBO mempunyai arti mengunjungi. Jadi, WONOSOBO artinya sebuah kawasan hutan yang bergunung-gunung dan memiliki keunikan alam yang mampu menarik orang untuk mengunjungi. Wonosobo memiliki lingkungan yang bersih dan indah sesuai dengan semboyan "WONOSOBO ASRI" (ASRI=Aman, Sehat, Rapi, Indah). Perlu kalian ketahui juga bahwa Wonosobo sudah berkali-kali meraih Piala ADIPURA.
 Sejarah wonosobo :
Tumenggung Jogonegoro merupakan tokoh yang tak lepas dari sejarah Wonosobo. Beliau lahir pada hari Minggu Wage, 4 Agustus 1675 dan merupakan salah satu keturunan bangsawan dari Yogyakarta. Tumenggung Jogonegoro merupakan seorang Bupati Kerajaan Mataram, mula-mula sebagai kepala prajurit ia bernama Ng. Singowedono. Karena jasanya terhadap kerajaan beliau mendapat gelar Raden Tumenggung Jogonegoro. Peristiwa ini terjadi pada masa menjelang perang Diponegoro atau pada era pemerintahan Sultan Sepuh atau Sultan Hamengku Buwono II.Tumenggung Jogonegoro sendiri merupakan cucu dari pendiri Wonosobo yaitu Kyai Karim.
Pada waktu perang Diponegoro meletus. Tumenggung Jogonegoro bergerak dan bergabung dengan pasukan Pangeran Diponegoro dan melakukan siasat perang gerilya. Dalam perang ini sampailah Tumenggung Jogonegoro dan prajuritnya di daerah Plabongan. Plabongan menjadi ibu kota Kabupaten Wonosobo pada waktu itu dan dikenal sebagai Wonosobo Plabongan. Di tempat inilah Tumenggung Jogonegoro bertahan hingga mangkatnya. Beliu wafat pada hari Kamis Pon, 6 Februari 1755.
Makam Tumenggung Jogonegoro terletak di desa Pekuncen, Selomerto. Konon ketika beliau wafat, rencana akan dimakamkan di sebelah barat sungai serayu demi keamanannya. Sebab orang-orang Belanda sering melecehkan makam-makam orang terkenal. Namun setelah jenazah dibawa menyebrang Sungai Serayu, tiba-tiba terjadi banjir besar sehingga rombongan harus kembali.
Sampai sekarang Tumenggung Jogonegoro dikenal sebagai tokoh yang sakti dan mempunyai daya linuwih, hingga banyak masyarakat Wonosobo masih menkeramatkan beliau. Dalam berbagai acara seperti mujadahan nama Tumenggung Jogonegoro sering disebut untuk melantarkan hajat bahkan tiap hari Kamis Wage, Jumat Kliwon, Senin Wage, dan hari Selasa Kliwon masih banyak orang berziarah dengan maksud tujuan masing-masing.
Tempat ziarah di Pekuncen ini tidak terlalu jauh dari Kota Wonosobo kira-kira 15 menit perjalanan ke arah Selatan atau ke arah Purwokerto. Untuk menuju ke sana dapat mempergunakan kendaraan pribadi maupun menggunakan angkutan umum jurusan Wonosobo-Sawangan yang banyak tersedia. Jika menggunakan kendaraan umum peziarah akrab berjalan beberapa waktu untuk mencapai makam. Di kompleks makam Pekuncen tidak hanya makam Tumengung Jogonegoro saja yang berada di sana namun juga makam keluarga dan para pembantu setianya seperti Kyai Pulanggeni dan Kyai Sanggageni.
Konon menurut kepercayaan yang masih dipercaya sebagian masyarakat bahwa jika berada di lingkungan makam harus melepas alas kaki dan topi serta tidak boleh membelakangi makam. Juga dilarang melakukan tindakan-tindakan yang buruk maupun tidak sopan karena bisa mendapat “bebendu”. Benar tidaknya Wallahu Alam. (Sumber dari Legenda Jawa Tengah diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Tengah).


Daftar nama kecamatan yang berada di dalam wilayah kabupaten Wonosobo:
Nomor Kecamatan Kabupaten Propinsi Keterangan
1. Garung Wonosobo Jawa Tengah -
2. Kalibawang Wonosobo Jawa Tengah -
3. Kalikajar Wonosobo Jawa Tengah -
4. Kaliwiro Wonosobo Jawa Tengah -
5. Kejajar Wonosobo Jawa Tengah -
6. Kepil Wonosobo Jawa Tengah -
7. Kertek Wonosobo Jawa Tengah -
8. Leksono Wonosobo Jawa Tengah -
9. Mojotengah Wonosobo Jawa Tengah -
10. Sapuran Wonosobo Jawa Tengah -
11. Selomerto Wonosobo Jawa Tengah -
12. Sukoharjo Wonosobo Jawa Tengah -
13. Wadaslintang Wonosobo Jawa Tengah -
14. Watumalang Wonosobo Jawa Tengah -
15. Wonosobo Wonosobo Jawa Tengah -
Read More...

Dari hobi menjadi money


Mungkin kalian semua sudah sering mendengar judul diatas,tapi kali ini kalian ga cuma dengerin,tapi langsung tak kasih gratis khusus para tamu di chapenzbook.
langsung aja ane kasih gambaran yee,,,
Mungkin ketika kalian memiliki pekerjaan penuh waktu yang begitu kamu cintai, kamu mungkin tidak akan bermimpi untuk melakukan hal yang lain. Namun bagi orang lain, mungkin bukan pekerjaan yang memberikan makna hidup dan memenuhi setiap aspek dalam hidupmu, melainkan hobi. Nah, bagaimana caranya agar kamu bisa mendapatkan kepercayaan diri dan pengalaman untuk mengembangkan hobi ini menjadi bisnis yang sukses?
Ada lima cara untuk perlahan mengubah hobi yang dijalani secara paruh waktu ini menjadi bisnis penuh waktu:
1. Tawarkan karya Anda secara gratis, atau sebagai sampel yang diberikan dengan diskon. Entah itu Anda menjual aksesori, pakaian yang Anda desain sendiri, makanan, atau layanan apapun, latihlah keahlian Anda ini, dan uji kemampuan Anda menjual pada teman-teman. Undang mereka ke rumah Anda untuk mencoba hidangan khas yang Anda kuasai, atau bawakan contoh aksesori yang Anda rangkai sendiri ke kantor. Kemudian, cobalah mendapatkanfeedback dari mereka supaya Anda bisa memperbaiki diri dan menghasilkan karya yang lebih baik.
2. Curi ilmu dari ahlinya. Banyak sekali seminar atau workshop kewirausahaan yang diadakan oleh perusahaan atau produk tertentu. Hadiri seminar-seminar ini, karena Anda tidak akan sekadar mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman dari mereka yang pernah jatuh-bangun saat mengembangkan bisnisnya. Anda juga bisa memulai langkah Anda dengan melamar sebagai part-timer di perusahaan pemilik bisnis tersebut, sehingga Anda bisa belajar banyak dari sana.
3. Bangun jejaring. Begitu Anda menyadari bahwa hobi Anda memiliki peluang untuk berkembang dan memiliki masa depan yang cukup menjanjikan, gunakan situs seperti LinkedIn.com atau jejaring sosial lain untuk menghimpun calon kolega, prospek, atau pelanggan Anda. Mintalah orang-orang yang berpengaruh untuk menjadi bagian dari jejaring Anda. Semakin besar komunitas Anda, semakin besar potensi Anda menjadi sukses.
4. Iklankan. Setelah menyempurnakan hobi Anda, dan kini Anda siap melangkah ke tahap selanjutnya, ciptakan website sederhana yang menjelaskan mengenai usaha Anda, lengkap dengan nama perusahaan yang baik, logo yang didesain dengan unik, dan sebarkan berita mengenai peluncuran produk atau layanan Anda ini melalui Twitter, Facebook, YouTube (jika ada hubungannya), jejaring sosial lain, dan tentunya e-mail.
5. Berikan perhatian penuh. Usaha yang semakin berkembang, tentu menuntut perhatian yang lebih besar dari Anda. Maka jika bisnis Anda sudah menghasilkan keuntungan, dan Anda yakin bisa membiayai hidup Anda dari usaha ini, pertimbangkan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan kantoran Anda. Umumkan bahwa bisnis ini sekarang sudah menjadi pekerjaan penuh Anda yang baru. Selamat mencoba.

Jangan lupa kasih komen ya.
thx
Read More...

Video Gallery