Sebelumnya ingin kusampaikan maaf buatmu lewat tulisan ini.
Dik,aku berharap jaga interaksi kita,mungkin sementara jangan terlalu sering kita berhubungan,karna itu membuat ibadahku tidak khusuk. Jujur aku takut cinta dan ibadahku bukan karna ALLAH,tapi karnamu.:( Kita seperti sedang "Pacaran" padahal kita tau "Pacaran" tidak ada dalam ajaran Agama kita dan itu tidak di perbolehkan sebelum menikah. AstaghfiruLLAH
Aku ingin rasa ini tumbuh subur di saat dan tempat yang benar,kita sudah punya bibitnya,biarkan nati kita tanam bibit ini pada tempat dan waktu yang tepat. Aku tidak mau melupakanmu tapi kalau kamu mau aku diam, menahan perih krna rindu, pedih dan sakit krna tdk bsa menyapa ketika bertemu, terluka karna tidak bisa saling senyum Insya ALLAH aku kuat. Ibarat biji, aku harap cinta kita tdk mati tapi sedang berdomansi, sedang menunggu waktu yg tepat utk tumbuh subur di hati masing-masing.Saat ini kita ibarat sedang mengulurkan tangan ingin saling bertukar benih tapi kita tersadar bahwa belum waktunya kita untuk menukarkannya.
Aku takut biji ini membusuk di hati masing2 bukan subur seperti yg kita harapkan. Ak meminta kita menahan, bersabar, berdoa, berikhtiar sekuat-kuatnya dan bertawakal sepasrah-pasrahnya. Aku lebih meminta barokah dri ALLAH utk cinta kita. Aku tidak mau ALLAH tidak meridhoi ikatan suci kita nantinya krn permulaannya yg salah.Insya Allah aq akan berdoa utk kita, berdoa agar kita diberi kesabaran, kekuatan, kepasrahan sebesar2nya oleh-Nya.Semoga kita bisa menghadapi semua ini dengan ikhlas. Wahai bidadariku yangg tlah melumpuhkan hatiku,izinkan aku menutup surat ini dan biarkan wktu berbicara tntang takdir kita.
Semoga kau dapat mengerti tentang isi hatiku ini.:'(
Dik,aku berharap jaga interaksi kita,mungkin sementara jangan terlalu sering kita berhubungan,karna itu membuat ibadahku tidak khusuk. Jujur aku takut cinta dan ibadahku bukan karna ALLAH,tapi karnamu.:( Kita seperti sedang "Pacaran" padahal kita tau "Pacaran" tidak ada dalam ajaran Agama kita dan itu tidak di perbolehkan sebelum menikah. AstaghfiruLLAH
Aku ingin rasa ini tumbuh subur di saat dan tempat yang benar,kita sudah punya bibitnya,biarkan nati kita tanam bibit ini pada tempat dan waktu yang tepat. Aku tidak mau melupakanmu tapi kalau kamu mau aku diam, menahan perih krna rindu, pedih dan sakit krna tdk bsa menyapa ketika bertemu, terluka karna tidak bisa saling senyum Insya ALLAH aku kuat. Ibarat biji, aku harap cinta kita tdk mati tapi sedang berdomansi, sedang menunggu waktu yg tepat utk tumbuh subur di hati masing-masing.Saat ini kita ibarat sedang mengulurkan tangan ingin saling bertukar benih tapi kita tersadar bahwa belum waktunya kita untuk menukarkannya.
Aku takut biji ini membusuk di hati masing2 bukan subur seperti yg kita harapkan. Ak meminta kita menahan, bersabar, berdoa, berikhtiar sekuat-kuatnya dan bertawakal sepasrah-pasrahnya. Aku lebih meminta barokah dri ALLAH utk cinta kita. Aku tidak mau ALLAH tidak meridhoi ikatan suci kita nantinya krn permulaannya yg salah.Insya Allah aq akan berdoa utk kita, berdoa agar kita diberi kesabaran, kekuatan, kepasrahan sebesar2nya oleh-Nya.Semoga kita bisa menghadapi semua ini dengan ikhlas. Wahai bidadariku yangg tlah melumpuhkan hatiku,izinkan aku menutup surat ini dan biarkan wktu berbicara tntang takdir kita.
Semoga kau dapat mengerti tentang isi hatiku ini.:'(

